USAHA HOMESTAY DI DESA KEMBANG KUNING MULAI BANGKIT

Tetebatu - Sejak dilanda pandemi Covid-19, berbagai sektor usaha secara global banyak mengalami penurunan omset, terutama sekali pada sektor pariwisata. Pembatasan aktivitas di ruang publik menjadi salah satu faktor yang menyebabkan merosotnya jumlah kunjungan dan pendapatan.

Khususnya di Lombok Timur,  beberapa lokasi yang menjadi destinasi para wisatawan tak luput dari dampak tersebut, misalnya saja di desa Kembang Kuning, Kecamatan Sikur.

Setelah sepi pengunjung sejak 3 tahun silam, akibat gempa tahun 2019 dilanjutkan dengan pandemi Covid 19, tahun ini sudah mulai pulih. Hal ini dibuktikan dengan bertambahnya jumlah kunjungan wisatawan mancanegara di desa itu.

Hal tersebut diakui salah seorang pengusaha homestay, mamiq Link yang ditemui tim DPMPTSP Lombok Timur di Homestay Link yang ia kelola, Senin 19 September 2022.

"Alhamdulillah hampir semua tempat penginapan di sini dan Tetebatu banyak yang penuh, tamu sudah memesan jauh hari sebelumnya," tuturnya.

Ia menambahkan, para wisatawan sudah rindu dengan suasana alam pedesaan di Lombok Timur. Namun diakuinya perlu ada inovasi atraksi wisata yang harus dikembangkan. Karena saat ini atraksi yang dimiliki masih terbatas.

Atraksi wisata seperti siong kopi dari beberapa UMKM, pembuatan minyak (jeleng minyak) dan atraksi satwa monyet hitam masih menjadi daya tarik para wisatawan termasuk atraksi budaya nyongkolan dan pertunjukan musik tradisional.

"Sekarang ini kami sedang berbenah, sambil melengkapi fasilitas yang ada, bahkan hingga urusan perizinanpun kami sekarang sudah dapat mengurusnya secara online melalui OSS, sangat cepat prosesnya sehingga kami optimis dapat mengembangkan usaha kedepan" tutupnya. (Tim)

 

  • Komentar